- Back to Home »
- Latar Belakang Yang Membuat Amerika Serikat Membangun Internet
Posted by : Unknown
14 September 2014
Latar Belakang Yang Membuat Amerika Serikat Membangun Internet Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD =
Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency)
sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas
meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer.
Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang
dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA
menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja
dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang
dianggap menjanjikan bagi operasinya. Pada pertengahan tahun 1960-an, saat
puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang
dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon
tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal
ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan
atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk
mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.Bekerjasama dengan
beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah
berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan
komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada
BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan
tersebut dan membuat software-software pendukung.Walaupun masih terdapat
kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan
sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA,
UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai
kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar
berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera
berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun
pertamanya.Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih
prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan
radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol
ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda.
Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang
berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik
dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi
semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke
ARPANET.Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA
mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley
untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para
peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan
(socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan
manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.Pada tahun
1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan
sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense
Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan
operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan
militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat
ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.Selama tahun
1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang
dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun
semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk
mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama
host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang
tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang
berhubungan dengan penamaan.Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh
jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET.
Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini,
MILNET masih tetap beroperasi.Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science
Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas.
Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat
bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk
membangun sebuah jaringan maya, CSNET.Pada tahun 1984 NSF mulai merancang
jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat
superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan
Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka
untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset,
perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan
berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan
ARPANET.Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat
dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana
jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based
MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan
sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.Seiring dengan
perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat
memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi
komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya,
NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS
(Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan
meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.Pada tahun 1991,
Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar
melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan
college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan
rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang
dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian
dari jaringan untuk penggunaan komersial.Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak
diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal
ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP
komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan
regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat
saling terhubung.Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan
regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan
kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access
Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech
(Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator
jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan
regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga
telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East
dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).Negara-negara dan daerah
lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa
misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi
riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya
jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa
memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan
regional NSF.Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada
1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET
bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan,
pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung
dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan
Pasifik.Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan
jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet.
Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet
telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host
kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak
backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN,
jutaan host dan puluhan juta pengguna.Faktor yang mempunyai andil besar dalam
pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada
ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN
(jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi),
BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan
jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan
yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak
lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society)
terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat
Internet.Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para
akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW
(World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru,
nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim
Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya
menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat
oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah
situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks,
gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman
lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman
yang ditunjukkan oleh link tersebut.Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan,
jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini
terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang
